sudah separuh dekade diri ini menempuh study masih ada saja yang mengiginkan penderitaanku karena satu kesalahan dan ini menjadi catatan hidup yang tak bisa terlupakan dalam sejarah hidup sampai anak cucuku kelak nanti, akan kuwaris sepenggal cerita itu buat mereka kelak nanti agar jangan melawan orang2 yang hebat.
setiap melangkah pasti ada duri dan onak akan menusuk mata batin, segala tindakan pasti ada konsekuensinya, takdir itu sangat kelam. Tiada satu setan dua binatangpun yang mau membantu malah membantah dan membantai psikolog.
Kelaliman itu tak berhumanis,cercaan selalu datng di kuping kiri-kanan, hambar semua dirasa bila mengecap persoalan yang rumit itu. Segala yang indah sirna dan raib oleh masa suram ini, Tuhan hanya menertawakan Nasib hambanya yang tak taat padanya.
perasan dan ideologiku akan tergadai oleh masa depanku yang cerah, kompleksitas sudah apa yang di alami menjadi luka yang sukar terobati.





Posting Komentar